sistem zonasi dibidang pendidikan menuai kritik dan keluhan masyarakat - Navigasi info a -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

sistem zonasi dibidang pendidikan menuai kritik dan keluhan masyarakat

Navigasi info - Lampung Utara sistem zonasi dibidang pendidikan menuai kritik dan keluhan masyarakat kembali di Lampung utara.


Hal ini disebabkan banyak dugaan kejanggalan yang terjadi dalam pelaksanaan PPDB jalur zonasi di kabupaten Lampung Utara.

Kejadian ini pun disikapi oleh APPDB ( Aliansi peduli pendidikan daerah bersih ) dengan mendatangi kantor Disdikbud , DPRD serta polres Lampung Utara.

Disebabkan APPDB menerima banyak keluhan dari masyarakat Lampung Utara, bahwa sanya PPDB jalur zonasi diduga terjadi banyak kasus memanipulasi data kartu keluarga ( KK ) dengan mengubah keterangan domisili dan data kelengkapan sarat pendaftaran.

Kejadian - kejadian kejanggalan tersebut kuat dugaan ada permainan sejumlah oknum panitia PPDB dengan wali calon peserta didik.

Menyikapi hal tersebut, Aliansi Peduli Pendidikan Daerah Bersih (APPDB) menyambangi Kantor Disdikbud, DPRD serta Polres Lampung Utara.

Ketua KAHMI Lampung Utara, Farouk Danial mengatakan, kedatangannya bersama HMI dan GMBI Lampura merupakan tindak lanjut aspirasi terkait indikasi dugaan pemalsuan dokumen, dalam proses PPDB seluruh SMP Negeri di Lampura.

Farouk menduga adanya indikasi pemalsuan dokumen, mulai dari data Kartu Keluarga (KK) dan surat keterangan domisili yang dipalsukan, sehingga dinilai melawan hukum.

“Alhamdulillah, laporan kita sudah diterima Unit Tipiter Polres Lampung Utara,” ujar Farouk kepada Headlinelampung, usai memberikan dokumen pengaduan di Polres Lampung Utara, Rabu (08/07).

Selanjutnya, Farouk mengungkapkan, dirinya bersama rekan-rekan melaporkan seluruh SMPN di Lampura yang menggunakan jalur Zonasi secara daring (dalam jaringan/online) ke pihak berwajib.

“Akan kita kawal permasalahan ini. Apabila ditemukan tindakan melawan hukum, Kami berharap dapat diproses hukum dan hasil PPDB ini dianulir atau dibatalkan,” ujar nya.

Diketahui, Aliansi Peduli Pendidikan Daerah Bersih (APPDB) merupakan gabungan dari sejumlah Organisasi, yaitu Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), yang sangat ingin dunia pendidikan di Lampura maju dan berkembang lebih baik lagi. ( Bagong )