Mengenal Thermo control ( temperatur controller ) berserta fungsi dan cara kerja nya - Navigasi info -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Thermo control ( temperatur controller ) berserta fungsi dan cara kerja nya

Navigasi Info - jika kalian pernah belajar maupun berkerja dibidang kelistrikan industri pasti pernah mendengar atau bahkan menggunakan Thermo control ( temperatur controller ) akan tetapi kalian masih kebingungan dan bertanya-tanya apa itu Thermo control ?.

Pengertian Thermo control ( temperatur controller )


Thermo control ( temperatur controller ) adalah suatu komponen atau sparepart listrik yang dapat memutuskan dan menyambung arus listrik secara otomatis dengan cara mendeteksi suhu pada suatu media agar tetap terjaga pada suhu yang telah di atur . Atau secara garis besarnya Thermo control adalah alat untuk mengatur suhu .

Kegunaan Thermo control ( temperatur controller )


Dari pengertian diatas menjadi tidak heran jika Thermo control selalu digunakan pada setiap kegiatan manufacture yang menggunakan suhu dingin maupun panas pada saat mereka memproduksi produk / barang agar selalu terjaga kualitas barang / produk yang mereka buat.

Sebagaimana yang kita ketahui jika mesin tersebut tidak diatur suhunya dapat dipastikan produk mereka mengalami kerusakan seperti gosong , membeku bahkan meleleh .

Untuk menggunakan Thermo control kalian harus juga menggunakan pendeteksi suhu nya ( Thermo couple ) untuk lebih jelasnya sebagai berikut.

Thermo control ( temperatur controller )


Thermo control sendiri terdapat banyak macam tapi jika di lihat dari modelnya terdiri dari dua jenis yaitu :

  1. Thermo control analog 
  2. Thermo control digital


Tapi yang sering kita gunakan di lapangan pada umumnya Thermo control digital oleh sebab itu kita bahas Thermo control digital saja untuk tampilannya sebagai berikut.

Thermo control digital
Thermo control digital 

Gambar diatas yang umum di pakai pada mesin industri tempat saya berkerja yang mana terdapat 10 slot yang berbagai fungsi sebagai berikut.

Kode slot Thermo control
Kode slot Thermo control 

  1. Slot 1 dan 2 berfungsi untuk power suplai listrik pada Thermo control dengan mengunakan tegangan listrik 220 volt
  2. Slot 3 , 4 , dan 5 untuk power input , NC dan NO thermo control.
  3. Slot 6 dan 7 slot NO pemasangan untuk alarm sebelum memasangkannya setting dulu alarm pada suhu berapa akan menyala .
  4. Slot 8 ,9 , dan 10 digunakan untuk memasang Thermo couple ( pendeteksi suhu ) slot 10 untuk positif Thermo coupel dan slot 9 untuk negatif termo couple serta slot no. 8 tambahan jika kalian menggunakan Thermo couple jenis RTD ( yang mempunyai 3 kaki ).


Thermocouple

Thermocouple
Thermocouple

Thermocouple sendiri berfungsi untuk mendeteksi suhu yang mana terdapat banyak model dan kegunaannya tergantung media mana yang akan kalian pasang .

Jika kita lihat dari jumlah kabelnya terbagi dua jenis yaitu dengan 2 kabel dan 3 kabel atau sering di sebut Thermocouple RTD .

Kabel yang berwarna merah adalah kabel positif Thermo couple sedangkan yang berwarna biru yang negatifnya tidak boleh tertukar karena jika tertukar data suhunya akan error'.

Untuk sistem kerja Thermo control sebagai berikut.

Sistem kerja Thermo control


Thermo control dilengkapi pendeteksi suhu ( Thermo couple ) yang mana Thermo couple akan di pasang pada media yang suhunya akan kita atur sehingga Thermo control dapat membaca suhu pada media tersebut .

Jika suhu pada media tersebut belum memenuhi kebutuhan suhu yang kita inginkan maka NO pada Thermo control akan terhubung dengan Power input sehingga arus listrik akan mengalir mesin pendingin maupun pemanas dan mesin tersebut akan terus berkerja sampai batas suhu yang kita inginkan.

Sedangkan jika suhu pada media tersebut telah memenuhi batas suhu yang kita inginkan atau bahkan melebihi suhu yang kita inginkan maka NO pada Thermo control akan terputus pada power input sehingga akan memutus arus listrik pada mesin pemanas maupun pendingin dan mesin tersebut akan berhenti berkerja.

Untuk NC Thermo control sendiri berbanding kebalik dengan NO thermo control itu sendiri yang mana jika suhu belum terpenuhi maka NC akan terputus akan tetapi jika suhu telah terpenuhi dia akan terhubung.

Dari sistem kerja itu kalian dapat berkreasi dalam mengaplikasikannya di lapangan tapi pada umum pemakaiannya seperti sistem kerja diatas.

Jika kalian ingin menambakan dapat berkomentar dibawah dan terima kasih telah berkunjung.