penyebab orang bodoh lebih sukses dari orang pintar waktu di sekolah - Navigasi info -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

penyebab orang bodoh lebih sukses dari orang pintar waktu di sekolah

Navigasi Info - Pasti kalian pernah melihat sahabat kalian waktu di bangku sekolah yang nilai pelajarannya tidak bagus dan juga bisa di bilang sedikit malas seperti suka main game , tidak mengerjakan PR dan lain-lainnya akan tetapi dapat mencapai kesuksesan secara finansial maupun kehidupan melebihi orang yang giat bekerja dan cerdas pada waktu sekolah.

Hal ini mungkin membuat kalian atau sebagian kita terheran - heran bahkan sempat menyangka mereka mengepet ataupun pesugihan 😂😂😂

Akan tetapi hal ini bisa di jelaskan secara ilmiah dan psicologi mengapa orang yang bodoh dan malas waktu sekolah bisa menjadi lebih sukses dari pada mereka yang pekerja keras dan cerdas waktu jaman sekolah.

Oleh sebab saya akan menjelaskannya untuk kalian apa penyebab mereka bisa berhasil dan sukses menurut saya pribadi yang mana akan saya kemukakan sebagai berikut :

1. Pendidikan sekolah mengajarkan kita menjadi pekerja


Pendidikan di Indonesia khususnya lebih berorientasi untuk mencari kerja bukan untuk menjadikan siswa mereka menjadi pengusaha.

Sebagai mana kita ketahui di sekolahan kita harus dituntut untuk mengikuti segala aturan yang ada serta menerima pelajaran secara mentah - mentah bukan dari hasil dari penelitian langsung ditambah lagi di beberapa sekolah atau pendidikan ada sistem kasta seperti senior junior maupun pengkotak kotakan seperti membuat geng-geng antar pelajar .

Walaupun sebenarnya banyak ilmu pengetahuan yang kita berguna bagi kita dan memang masuk akal akan tetapi tak jarang ilmu yang kita dapat di sekolahan tidak relevan dengan keadaan dilapangan seperti contoh tentang teori evolusi yang mana pembuktiannya pun para ilmuan tidak dapat membuktikannya 

Ataupun seperti moto olah ragah di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat benarkah seperti itu adanya saya rasa tidak benar mengapa sebab jika kita teliti dilapangan coba mereka lihat bencong benarkah begitu padahal becong itu sehat loh tenaganya kuat tapi apakah jiwa nya sehat dan kuat ?

Yang benar didalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang kuat seperti hanya tubuh kita yang menginginkan kesebuhan yang kuat dengan meminum air putih saja tanpa obat karena jiwa yang sehat dan tekat yang kuat  akan mensugesti tubuh kita untuk menjadi kuat dan sehat hal ini telah di teliti dan dibuktikan berabad-abad yang lalu oleh Ibnu Sina akan tetapi tidak pernah di kemukakan di sekolahan .

Dalam artian lain tidak semua pelajaran disekolah itu relevan dengan kondisi di lapangan dan lingkungan kita sehari-hari malah banyak mengajarkan kita untuk hanya menjadi perkerja yang hanya patuh dengan berbagai intruksi serta memiliki sistem kasta junior senior.

2. Orang yang terlihat bodoh lebih dipercaya 


Selain itu orang yang dahulunya terkenal cerdas di sekolahan biasanya banyak tidak disukai ada yang takut tersaingi olehnya , takut terperalat olehnya , atau juga segan untuk memerintah nya hal ini membuat mereka sulit mendapat Perkerjaan ataupun sulit mengajak untuk bermitra bisnis 

Berbeda hal orang yang terkenal bodoh waktu di sekolahan mereka tidak dianggap suatu ancaman dan juga membuat kita tidak segan untuk memberikan intruksi kepada mereka hal ini menyebabkan mereka dapat memperkuat relasi serta mudah untuk menjalin kemitraan .

Secara psicologi pun orang yang tahu diri nya tidak pintar waktu sekolah akan lebih giat belajar dan mempertahaankan kepercayaan orang yang mempercayai mereka ditambah lagi tidak gengsi untuk mengerjakan apa pun .

3. Orang pintar kebanyakan lebih fokus serta gengsi untuk memulai usaha


Orang pintar biasanya lebih fokus untuk mencari kerja serta gengsi lebih tinggi dari orang bodoh bukan untuk membuka lapangan perkerjaan sehingga mereka hanya berkerja keras demi mewujudkan impian orang lain.

Berbeda hal dengan orang yang dulunya bodoh waktu di sekolahan mereka akan tidak gengsi mengerjakan apa pun asal bisa menghasilkan uang termasuk untuk menjadi pedagang asongan ataupun menjadi pemulung.

4. Lebih bisa menerima pendapat orang lain


Orang bodoh biasanya lebih bisa menerima pendapat orang lain yang membangun berbeda hal dengan orang yang terkenal pintar disekolahan terkadang mereka lebih gengsi menerima pendapat orang lain.

Hal ini sulit untuk membuatnya bisa berbaur dengan masyarakat dan orang sekitar ditambah lagi susah untuk mendapat wawasan baru dari orang lain.

Kesimpulan


Walaupun kita pintar di sekolahan akan tetapi jangan terlalu egois sehingga tidak mau menerima pendapat orang lain dan juga jangan terlalu gengsi dengan apa yang kita dapat lakukan sekarang sebab rezeki harus kita syukuri .

Kita bisa meniru usaha orang lain akan tetapi kita tidak dapat meniru rezeki orang lain.

Syukuri yang rezeki yang kita dapat maka Tuhan akan menambahkan rezeki kepada kita sebab biar pintar maupun bodoh akan kembali lagi kepada tulisan takdir dari Tuhan .

Terima kasih telah berkunjung dan sukses selalu untuk kita semua jikalau ingin menambahkan dapat berkomentar dibawah gaes.