Sejarah Suzuki - Navigasi info a -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah Suzuki

Navigasi Info - pasti kalian sudah tahu dengan perusahaan Suzuki yang mana menjadi salah satu perusahaan memproduksi kendaraan sepeda motor terkenal di dunia.

Sejarah Suzuki


Suzuki sendiri merupakan salah satu anggota king four produsen sepeda motor di Jepang beranggotakan 4 perusahaan raksasa yaitu Honda , Yamaha , Suzuki dan Kawasaki.

Walaupun kepopuleran merk sepeda motor Suzuki tidak lah sepopuler Honda dan Yamaha akan tetapi perusahaan Suzuki telah banyak juga memproduksi beragam sepeda motor berkualitas dengan tampilan yang keren untuk mewarnai pasar otomotif Indonesia.

Sejarah terbentuknya perusahaan Suzuki dapat kalian simak pada ulasan kita berikut ini :

Asal-usul perusahaan Suzuki 


Cerita dimulai dari seorang anak petani kapas tradisional yang bernama Michio Suzuki yang lahir pada tanggal 10 Febuari 1887 ,Michio Suzuki sendiri sedari kecil sudah terkenal menjadi sesosok anak yang pekerja keras .

Suatu ketika Michio Suzuki melihat ibunya sedang menenun benang yang terbuat dari kapas hingga larut malam ibu Suzuki terlihat sangat lelah saat menenun benang tersebut ditambah lagi usia ibunya yang sudah tua membuat hati Michio tergerak untuk menghentikannya akan tetapi ibunya berkata bahwa saat ini dia mendapat pesanan yang sangat banyak sehingga tidak mungkin menunda Perkerjaan tersebut.

Hal ini membuat Michio berpikir bagaimana agar dapat membantu Perkerjaan orang tua nya agar lebih efisien tidak terlalu memakan banyak tenaga serta cepat dalam mengerjakan tenunan kapas tersebut.

Dari tujuan ingin membantu ibunya tersebut akhirnya Michio Suzuki mencoba memodifikasi alat tenun ibunya itu dengan ditambahkan pedal pada mesin tenun tersebut sehingga pekerjaan tenun ibunya bisa cepat selesai.

Kemampuan ini Michio Suzuki dapat dari pengalamannya berkerja sebagai tukang kayu ditambah lagi minat Michio Suzuki dalam bidang permesinan sangatlah tinggi.

Alat tenun modifikasi buatan Michio Suzuki tersebut membuat ibunya sangat bahagia dan tertawa ' ide kamu ini memang aneh - aneh saja tapi alat buatan mu ini sangat membantu perkejaan ibu' ucap ibunya Michio Suzuki .

Alat tenun itu mampu menyelesaikan pekerjaan lebih efisien dan juga kain tenunan yang dihasilkan nya sangatlah rapih membuat pelanggan ibunya Michio Suzuki sangat puas.

Dari sini Michio Suzuki mulai memberanikan diri untuk menjual mesin tenun buatannya dengan membuka sebuah perusahaan Suzuki saat itu usia Michio Suzuki 21 tahun.

Mesin tenun dengan pedal tersebut banyak yang memesannya hingga laris manis terjual ,dimana pada saat itu kebutuhan kain tenun Jepang sangat lah banyak baik untuk di Jepang maupun luar jepang tak heran perkembangan perusahaan Suzuki tumbuh besar dan terkenal .

Sampai akhirnya pada tahun 1920 Michio Suzuki mulai memberanikan dirinya untuk memperkenalkan perusahaannya pada bursa saham dengan nama Suzuki loom manufactoring company sebuah perusahaan mesit tenun dan komponen perkakas alat tenun lainnya.

Hal ini makin membuat perusahaan Suzuki menjadi cepat tumbuh sebagai salah satu perusahaan raksasa di Jepang kala itu yang mana mesin dan alat tenun buatannya laris manis laku terjual.

Akan tetapi Lambat laun pesanan mesin dan alat tenun milik suzuki mulai berkurang sehingga membuat Michio Suzuki harus memutar otak lagi hingga ia menjatuhkan pilihannya untuk memproduksi sebuah kendaraan otomotif dimana saat itu kebutuhan kendaraan roda 4 / mobil sangat tinggi akan tetapi mobil - mobil tersebut semuanya masih di dapat dari import .

Ditambah lagi terdapat banyak keluhan dari para pembeli mobil import itu mengeluhkan beberapa hal seperti harga mobil yang sangat mahal , bahan bakar yang boros dan terlalu besar untuk dipakai orang Asia.

Dari sini dia melihat peluang usaha yang besar dibidang otomotif tersebut sehingga pada tahun 1938 perusahaan Suzuki mulai membuat prototipe mobil buatannya dengan cara menjiplak mobil Austin seven , tim perusahaan Suzuki membeli mobil Austin seven tersebut membongkar serta mempelajari setiap sparepart yang terdapat dalam mobil Austin seven beberapa bulan dari itu akhirnya mobil mereka pun jadi dan mereka sangat bangga dari hasil mobil ciptaan mereka walaupun dari hasil jiplakan.

Hal itu membuat banyak yang membully nya karena membuat mobil hasil jiplakan ditambah lagi perang dunia kedua mulai meletus sehingga proyek tersebut akhirnya tertunda.

Walaupun demikian perusahaan Suzuki telah membuktikan bahwa mereka pun bisa membuat mobil sendiri dengan mesin yang sangat kuat dan berkualitas pada jamannya.

Disebabkan Jepang sedang melakukan perang dunia kedua membuat perusahaan Suzuki banting setir memproduksi alat-alat perang untuk militer Jepang pada saat itu sehingga mereka mampu untuk mengumpulkan modal usaha Meraka kembali untuk memulai memproduksi otomotif.

Walaupun saat itu perusahaan Suzuki belum memulai memproduksi kendaraan bermotor akan tetapi mereka memproduksi piston 6 silinder untuk kendaraan perang Jepang akan tetapi perusahaan Suzuki mendapatkan kendala yang cukup berat yaitu perusahaan mereka hancur terkena bencana gempa bumi saat itu sehingga merusak peralatan , bangunan ,mesin produksi dan banyak nya pekerja pada perusahaan Suzuki yang jadi korban gempa bumi kala itu.

Kesialannya pun belum berhenti dikala tahun 1945  itu Jepang dijatuhi bom oleh Amerika dan para sekutu nya pabrik Suzuki pun ikut terkana bom saat masa perang hal ini membuat perusahaan Suzuki benar-benat terpuruk di buatnya.

Akan tetapi semangat mereka belumlah hilang mereka mengumpulkan sisa-sisa dari reruntuhan bangunan perusahaan Suzuki mencari apa saja yang masih bisa dimanfaatkan agar mereka dapat bertahan hidup.

Hingga pada tahun 1951 Jepang dilanda angin kencang saat peristiwa itu Michio Suzuki sedang mengayuh sepedanya hal ini membuat gowesan sepedanya itu terasa amat berat disebabkan oleh angin kencang tersebut membuat Michio berpikir andai saja ada sepeda yang tak perlu susah-susah mengayuhnya akan tetapi dapat berjalan dengan sendiri.

Dari pikirannya tersebut dia mendapatkan solusi untuk bisnis nya kala itu ditambah lagi kebutuhan kendaraan bermotor / bermesin untuk penduduk Jepang sangatlah tinggi akan tetapi tidak semua orang memiliki kendaraan tersebut sebab harga mobil sangatlah mahal.

Hal ini membuat Michio Suzuki merencanakan untuk memodifikasi sepeda nya dengan menambahkan mesin bermotor agar lebih mudah berjalan tanpa menggunakan tenaga extra dalam mengoperasikannya.

Ide sederhana dari Michio Suzuki pun mulai direncanakan pada tahun 1952 akhirnya produksi sepeda motor pertama mereka berhasil diwujudkan sepeda motor pertama mereka itu dinamai power break .

Sepeda motor buatannya sangat laku terjual sebab selain harganya lebih murah dari mobil memanglah kendaraan bermotor saat itu benar-benar sedang banyak dibutuhkan dijepang.

Perkembangan sepeda motornya pun tiap tahunnya mereka ciptakan seperti pada tahun 1953 mereka menciptakan sepeda motor daimond free dan pada tahun 1954 mereka ciptakan mini free.

Semua produk sepeda motor Suzuki kala itu laku terjual dengan laris manis sampai mencapai pencapaian 5000 sepeda motor yang berhasil mereka jual pertahunnya angka 5000 itu sangatlah besar dikala itu.

Dari sini nama perusahaan Suzuki berganti naman dari Suzuki loom menjadi Suzuki motor yang mana dulunnya masih fokus memproduksi alat tenun sekarang mereka lebih fokus di kendaraan bermotor atau otomotif.

Itulah sepenggal cerita berdirinya perusahaan Suzuki yang mana penuh perjuangan dan air mata didalam perdirian perusahaan tersebut dan semoga dapat menghibur dan memotivasi kalian.