Apa Itu relay ? - Navigasi info -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Itu relay ?

Navigasi Info - relay adalah sebuah spare part atau komponen kelistrikan yang berfungsi memutus dan menyambung arus listrik dengan memanfaatkan medan eletromagnetik sama hal nya dengan kontaktor akan tetapi secara ukuran dan juga daya listrik yang di pakai sangatlah kecil di tambah lagi konektor NC maupun NO relay hanya mampu menahan daya listrik yang kecil juga.

Relay


Dengan arti lainnya relay merupakan bentuk mini dari kontaktor itu sendiri walau dalam segi bentuk dan modelnya relay lebih bervariasi jika di bandingkan dengan kontaktor untuk lebih jelas mengenai kontaktor kalian dapat membaca artikel kita sebelumnya dengan mengklik link berikut ini : Kegunaan kontaktor berserta pengertiannya

Jenis relay berdasarkan pemakaian arus listrik 


Untuk relay sendiri terbagi atas 2 jenis jika kita pantau dari penggunakan jenis arus listrik nya yaitu :

1. Relay AC ( arus listrik bolak balik / PLN )


Jenis pertama yaitu relay AC atau relay yang menggunakan arus listrik bolak balik atau PLN untuk power input coil nya.

Relay AC paling umum kita gunakan pada mesin industri di perusahaan manufaktur yang mana rata-rata menggunakan listrik dari PLN atau listrik arus AC sebab coil relay AC yang pada umumnya menggunakan tegangan listrik 220 volt .

2. Relay DC ( arus searah / baterai )


Relay DC pada umumnya dapat kita temukan apa alat-alat elektronik di rumah dan juga kendaraan bermotor yang rata menggunakan relay DC ( arus baterai / arus listrik searah ).

Tak jarang juga beberapa mesin industri menggunakan relay DC sebagai komponen penghubung dan memutuskan arus listriknya untuk koilnya sendiri relay DC biasanya menggunakan tegangan 12 volt / 24 volt.

Mesin industri yang menggunakan relay DC biasanya di lengkapi dengan trafo atau adaptor untuk mengubah arus AC menjadi arus listrik DC agar dapat menggunakan relay DC .

Jika dipantau dari kesetabilan arus listriknya relay DC jauh lebih unggul tapi jika dinilai dari segi ekonomis dan kepraktisannya relay AC lebih unggul intinya ada kekurangan maupun kelebihan dari keduanya.

Note : Untuk power input relay sendiri harus sesuai dengan arus listrik yang di gunakan nya sebab jika kalian salah memberikan arus listrik relay tidak dapat berfungsi atau bahkan meledak.

Bagian - bagian relay 


Bagian - bagian relay hampir sama dengan kontaktor akan tetapi urutan kodenya saja yang berbeda untuk lebih jelasnya kalian dapat membacanya dibawah ini

Coil relay


Coil relay berfungsi untuk menjadi magnet listrik yang akan menarik Konekting NC dan NO agar dapat beroperasi sesuai fungsinya.

Sedangkan untuk arus listriknya sendiri menggunakan arus listrik sesuai jenis relay yang kalian pakai yaitu 220 volt AC dan 12/24 volt DC .

Normaly open ( NO )


Relay juga memiliki konektor NO sama hal dengan kontaktor yang berfungsi untuk menyambung dan memutus arus listrik.
 
pada saat coil relay belum mendapatkan arus listrik konektor NO jika kalian tester menggunakan ohm meter ia akan tidak terhubung sebaliknya jika coil relay mendapatkan arus listrik maka NO relay akan terhubung bila kita tester menggunakan ohm meter atau multi tester.

Normaly Close ( NC )


Relay juga memiliki konektor NC sama seperti kontaktor yang mana berfungsi untuk menyambung dan memutus arus listrik.

pada saat coil relay belum mendapatkan arus listrik konektor NC jika kalian tester menggunakan ohm meter ia akan terhubung sebaliknya jika coil relay mendapatkan arus listrik maka NC relay akan terputus atau tidak terhubung bila kita tester menggunakan ohm meter atau multi tester.

Tapi pada dasarnya berfungsi memutus dan menyambung arus listrik tinggal kalian variasikan untuk menciptakan suatu rangkaian listrik yang kalian inginkan.

Dudukan relay


Yang paling membedakan relay dengan kontaktor ialah adanya dudukan untuk menyambungkan relay dengan perangkat listrik lainnya berbeda hal dengan kontaktor yang tidak memerlukannya.

Dalam segi perbaikan mesin untuk mengganti relay yang rusak sangatlah mudah sebab ada dudukan relay ini kalian cukup melepas relay lalu menggantinya dengan yang baru.

Berbeda sekali jika kalian menggunakan kontaktor yang memakai banyak bau perlu proses yang lama untuk menggantinya.

Itulah sedikit informasi mengenai relay yang dapat saya bagikan kepada kalian jika kalian ingin menambahkannya kalian dapat berkomentar di bawah dan terima kasih telah berkunjung di blog kami.