Travelling ke bratasena - Navigasi info a -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Travelling ke bratasena

Navigasi Info - Bratasena merupakan sebuah kecamatan yang berada di kabupaten tulang bawang Lampung yang tepat berada di sisi timur pantai Lampung di pulau Sumatra nama Bratasena sendiri di ambil dari salah satu karakter perwayangan yang mana kecamatan Bratasena memanglah di huni oleh penduduk trans dari pulau Jawa yang mendiami provinsi Lampung tak heran nama lokasi tersebut terdengar sama seperti di wilayah pulau Jawa.

Travelling ke bratasena


Cerita ini dimulai pada tanggal 27 November 2020 pada saat itu salah satu teman saya yang namanya tidak ingin diketahui oleh sebab itu kita sebut saja Mr J yang mana mempunyai suatu urusan mendadak menuju daerah Bratasena.

Mr J mengajak saya untuk menemaninya ke sana jujur saja sebenarnya saya belum pernah ke daerah Bratasena hal itu pun membuat saya menjadi sedikit eksaitid atau tertarik oleh tawaran Mr J lumayanlah dari pada ngegaler di rumah wkwkwkwk🤣🤣😭.

Dari sebab itu kita telah memutuskan untuk berangkat menuju Bratasena dari Kotabumi Lampung Utara pada pukul 6 pagi esok harinya saya pun mempersiapkan perlengkapan kebutuhan untuk menuju Bertasena.

Dari kota bumi Lampung Utara di perkirakan memakan waktu kurang lebih 5 jam perjalanan oleh sebab itu sebelum berangkat kita tidak lupa mengisi bensin full saat berada di Lampung tengah atau bandar jaya yang mana kita telah 45 menit dari kota bumi.

Kita pun melanjutkan kembali perjalanan melalui lintas timur yang mana melewati perusahaan gula terbesar di Lampung yaitu PT. Indo Lampung TBK. Di jalur lintas itu tidak ada pemungkiman sama sekali kiri kanan hanya kita lihat hamparan kebun tebu yang luas sepanjang mata memandang intinya jika kendaraan kita kehabisan bensin di jalan ini otomatis TKO ga bisa ngapa-ngapain boy..

Jalan yang kita tempuh sangatlah terjal dan jelek sekali tak layak di lalui kendaraan hal ini pula yang membuat kendaraan umum tidak ada di sana harus menggunakan kendaraan pribadi walaupun masih ada kendaraan travel yang menuju ke sana akan tetapi sangat lah sulit temukan.

Kita pun mau tak mau harus mengeluarkan segala kemampuan skill mengendara untuk baku hantam melewati lintasan jalan yang tak layak pakai dan penuh debu serta terjal sial nya lagi sekitaran jam 10 siang kita dihadapi dengan hujan yang datang tak di undang pulang tak di antar itu membuat kendaraan kita sangat kotor oleh lumpur untungnya kita ke bratasena dengan menggunakan mobil bukan motor jika kita menggunakan motor otomatis kita jadi PNS akibat lumpur tersebut😂😂😂.

Walaupun mobil kita sempat macet akibat lubang di jalan yang penuh lumpur Maklum saja jalan di sana masih tanah bukan batu apa lagi aspal akan tetapi kita sampai juga di Bratasena jujur saya tak menyangka di pedalaman hutan tersebut terdapat pasar yang lumayan besarlah sebab telah ada mini market dan juga bank di sana.

PT. Central Pertiwi bahari Bratasena


Kehidupan masyarakat di Bratasena cukup makmur walau pun berada di pedalaman Lampung hal ini di support dengan ada perusahan lobster ( udang di sana ) yaitu PT. Central Pertiwi bahari Bratasena yang membuat maju perekonomian di sana.

Penduduk di sana sangat lah ramah kita sempat mancing di perairan di sana setelah Mr J mengurus urusan nya kita berdua memancing di sana meminjam pancingan disana sensi nya sangat maknyus sekali sebab kalian akan tidak sempat berhenti mendapatkan ikan di sana wajar saja di wilayah pedalaman yang jarang di pancing sudah pasti banyak ikannya tak perlu di ceritakan lagi .

Jika kalian tidak percaya datang saja di sana selain ikannya besar-besar dan ganas masakan di sana pun cukup lezat setelah asyik memancing kita beristirahat dan makan di sana kemudian pulang kembali ke kota bumi  pada pukul jam 10 malam hari tapi semua kelelahan terbayarkan.