Jamet Kuproy ( kuli proyek ) pengerjaan TPA tercanggih di Sumatra ( jambi ) - Navigasi info a -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jamet Kuproy ( kuli proyek ) pengerjaan TPA tercanggih di Sumatra ( jambi )

Navigasi Info - saat Indonesia sedang gencar-gencarnya menangani permasalahan sampah yang mana sudah menjadi permasalahan klasik sulit diselesaikan diakibatkan budaya ataupun kebiasaan masyarakat kita yang sering membuang sampah sembarangan yang mengakibatkan perairan seperti sungai , irigasi , bahkan laut tercemar dan tersumbat.

Mesin pengolahan sampah tercanggih


Hal ini memicu beragam permasalahan lingkungan seperti banjir , penyakit yang di akibatkan bakteri pada sampah dan juga zat kimia yang mencemari tanah serta air yang tidak baik bagi lingkungan dan kesehatan manusia itu sendiri.

Permasalahan sampah ini sekarang telah ditanggapi serius oleh pemerintah Indonesia dengan cara membangun TPA ( tempat pembuangan akhir ) dengan sistem dan teknologi yang canggih .

Pemerintah Indonesia berkerja sama langsung dengan negara Jerman yang mana tidak kita ragukan lagi teknologinya di bidang industri serta teknologi pengolahan sampahnya yang telah sangat maju dan diakui dunia pembangunan TPA dengan teknologi tercanggih untuk kawasan Indonesia dimulai dari pulau Jawa dan Sumatra .

Kulpro ( kuli proyek ) pengerjaan TPA tercanggih di Sumatra ( jambi )


Yang mana untuk kawasan pulau Jawa saat ini baru di bangun 3 TPA tersebut yaitu malang , Sidoharjo dan Gresik sedangkan untuk pulau Sumatra nya baru provinsi Jambi dan di rencanakan akan di teruskan ke provinsi Riau untuk permasalahan ke listrikan serta perakitan mesin sendiri di tangani oleh PT. Hansa selaku pihak ke tiga dari pihak Jerman itu sendiri.

Manfaat TPA 


Manfaat TPA ( Tempat Pembuangan Akhir ) sendiri selain mengurangi pencemaran lingkungan kita juga dapat mengolah sampah buangan menjadi produk yang lebih bermanfaat seperti menjadikannya pupuk , daur ulang seperti kertas dan plastik dan bahkan untuk bahan bakar pembangkit listrik akan tetapi bukan itu saja manfaat TPA untuk lebih jelasnya kalian dapat melihat beberapa poin dibawah ini :

1. Lapangan pekerjaan bagi masyarakat


Membuat lapangan pekerjaan dengan cara mensortir atau memilah barang / sampah apa saja yang dapat di daur ulang dan mempunyai nilai ekonomi yang mana memerlukan banyak tenaga kerja di dalamnya untuk di Jambi sendiri telah memiliki mesin sortir sampah dengan teknologi  tercanggih saat ini sehingga akan lebih mempermudah dalam melakukannya.

2. Pendapatan daerah dan mengurangi tindakan kriminal


Dari TPA juga pemerintah setempat dapat merauk keuntungan dari daur ulang sampah dan juga mengurangi kemiskinan sebab TPA dapat menjadi wadah penampung para pekerja / lapangan pekerja dengan kata lain dapat mengurangi tindakan kriminal yang di sebabkan faktor ekonomi.

3. Mengurangi pencemaran lingkungan


Mengurangi penumpukan sampah yang mencemari lingkungan dan juga mengurangi faktor penyebab resikonya bencana banjir sebab tumpukan sampah di tampung satu tempat yang jauh dari masyarakat serta perairan sehingga air tidak tercemar dan sungai tidak tersumbat di tambah lagi teknologi Jerman yang di terapkan oleh TPA talang gulo merupakan teknologi amdal tercanggih sehingga air dari kotoran sampah tersebut dapat di olah dengan sangat maksimal sehingga tidak menjadi permasalahan di kemudian hari dalam arti lain dapat langsung di jadikan air bersih.
 

Ongkos bus dari Lampung ke Jambi kota


Pada tanggal 8 Desember kemaren saya diminta oleh pihak hansa untuk perbantuan pengerjaan di kawasan Jambi tersebut saya pun mengiyakannya ternyata untuk menuju Jambi kota sendiri dari kota bumi ( Lampung Utara ) tidak ada kendaraannya yang mana bis di Kotabumi menuju provinsi Jambi hanya menuju kawasan Muaro Bungo yang mana dari Muaro Bungo menuju Jambi kota masih menempuh waktu lima jam pihak bis di sana menyarankan saya ke bandar jaya ( Lampung tengah ) jika ingin langsung menuju Jambi kota.

Saya pun memutuskan menuju bandar jaya seperti yang di sarankan oleh supir bus tersebut dari kota bumi menuju bandar jaya menempuh waktu 45 menit dengan biaya ( ongkos bus ) Rp 15.000 sampai di bandar jaya saya menunggu bus Handoyo yang mana jurusannya memang menuju kota Jambi saya menunggu bus di sana dan biaya atau ongkos naik bus tersebut Rp 250.000 ya lumayan mahal wajar saja sebab untuk menuju ke Jambi dari Lampung memanglah sangat jauh yang mana memakan waktu lebih dari 12 jam.

Akhirnya saya pun jalan menaiki bus pada pukul 12 siang sampai ke jambi pada pukul 6 pagi cukup melelahkan juga sih seperti biasa kita langsung mengecek dan menangani permasalahan job proyek tersebut ternyata sudah 80% dapat dibilang selesai tinggal perakitan dan perapihannya saja mungkin bulan Maret 2021 TPA talang gulo yang menjadi tempat pembuangan sampah tercanggih di Sumatra telah dapat beroperasi sesuai SOP .