Cara Memilih HMI Panel Untuk Diaplikasikan Pada Panel Control - Navigasi info -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Memilih HMI Panel Untuk Diaplikasikan Pada Panel Control

Navigasi Info - pada saat kita melakukan pembuatan atau Perakitan Panel kontrol untuk suatu mesin industri kita terkadang sedikit kesulitan untuk memasang semua alat kontrol ( sparepart ) pada panel tersebut seperti push button , tombol emergensi , selector swicth , dan komponen lainnya yang memakan banyak ruang pada panel yang sedang kita wirring.



Hal tersebut menjadi perhatian bagi para ilmuan dan perusahaan pengembang komponen / sparepart untuk perakitan panel Mesin Industri sehingga mereka menciptakan alat kontrol panel listrik dengan sistem touchscreen yang di sebut HMI ( Human Machine Interface ).

Pengertian HMI ( Human Machine Interface )


HMI adalah suatu perangkat kontrol panel listrik yang berfungsi untuk menghubungkan sistem mesin kepada manusia agar dapat mengoperasikan mesin serta dapat melakukan pengaturan sistem mesin industri tersebut.


Pada umumnya HMI merupakan komputer kontrol mesin industri dengan tampilan layar monitor CRT ataupun LCD dan kita dapat melihat sistem control mesin , mengoperasikan mesin dan juga melakukan pengaturan cukup dengan cara sentuhan ( touchscreen ).

Dalam dunia industri sendiri HMI bukan hanya untuk melakukan pengoperasian mesin maupun pengaturan mesin industri saja akan tetapi dengan menggunakan HMI kita juga dapat memantau data kerja sistem mesin tersebut dengan mudah dan lebih akurat jika kita bandingkan dengan cara konvensional atau manual.

Selain itu HMI mudah digunakan oleh siapa saja serta sangat gampang untuk melakukan pemrograman dan tahan terhadap kondisi lingkungan industri.

Manfaat HMI 


HMI sendiri banyak kelebihan maupun manfaatnya sehingga menjadi suatu trobosan teknologi di dunia industri untuk fungsi - fungsi nya yang belum atau yang sudah kalian tahu dapat kalian baca dalam rangkuman berikut ini :

1. Monitoring

HMI berguna untuk memantau atau memonitoring data sistem mesin saat beroperasi seperti kecepatan putar setiap motor , suhu , arus listrik dan sebagai pada mesin tersebut dengan lebih mudah.

Hal itu disebabkan kondisi plant mesin telah di tampilkan pada layar monitor HMI secara Real Time sehingga kita tak perlu mengecek nya satu persatu pada setiap komponen mesin industri tersebut.

Selain itu kita juga dapat memantau grafis sistem kerja mesin dari History operasinya dalam arti lain dengan HMI kita dapat memonitoring mesin jauh lebih mudah.

2. Alat pengoperasian mesin

HMI juga berfungsi untuk menjadi alat pengoperasian mesin sama hal dengan push button , selector swicth , emergancy , dan komponen kontrol listrik lainnya yang menjadi pembedanya ialah sistemnya dengan menggunakan sistem touch screen yang lebih moderen .

Hal ini juga menjadi salah satu kelebihan HMI yang mana tidak memakan banyak ruangan panel dalam pemasangan sistem kontrol panel listrik 

3. Setting 

Dengan menggunakan HMI kita dengan mudah dapat melakukan pengaturan ( setting ) pada setiap komponen listrik mesin industri tersebut dengan cara memasukan batas level kerja komponen tersebut.

Sebagai contoh kita dapat mengatur batas RPM motor listrik dengan cara mengatur kecepatan penuhnya dan kecepatan terendahnya ( high priority dan low priority ).

4. Pengaman

Kita dapat menambahkan sistem alarm pengaman pada mesin tersebut dengan menggunakan HMI.

Sebab HMI telah dilengkapi Alarm History dan summary sehingga kita dapat melakukan pengaturan keamanan dengan cara mengaktifkan alarm keamanan yang terdapat pada HMI jika mesin tersebut melakukan tindakan yang dapat membuat alarm berkerja HMI dapat melakukan trip ataupun mematikan mesin secara otomatis.

Dan juga jika alarm mesin tersebut aktif kita akan mendapatkan pemberitahuan atau pesan pada sistem HMI alarm apa saja yang aktif dan mengakibatkan trip tersebut sehingga dalam melakukan sistem kontrol mesin tersebut jauh lebih mudah.

Sistem kerja HMI


HMI sendiri akan dihubungkan pada suatu PLC untuk mengaktifkan semua sistem yang terdapat pada HMI dengan cara memasukan programnya dengan komputer atau laptop.

Tak heran perusahan yang memproduksi HMI sudah pasti memproduksi PLC juga untuk lebih jelas mengenai PLC kalian dapat membaca artikel dibawah ini :

Baca juga : Mengenal PLC

Sehingga kita memerlukan software dan juga program yang telah terinstal pada PC ( komputer atau laptop ) biasanya software nya sama dengan merk PLC dan juga HMI yang akan kita instal.

Kemudian hubungkan PLC dan HMI dengan kabel data tak lupa juga kita hubungkan PC kita kepada keduanya ( PLC dan HMI ) juga dengan kabel data kemudian instal program yang telah kita buat ke PLC dan HMI tersebut melalui PC kita jika sudah PLC dan HMI akan terhubung dan dapat dioperasikan.

Memprogram HMI dan PLC


Satu catatan kecil untuk kalian dalam menginstalnya perhatikan tipe dan merk nya ya agar program dapat terinstal dengan sempurna untuk lebih jelasnya kalian dapat lihat skema gambar diatas.

Hal-hal yang harus di perhatikan untuk mengaplikasikan HMI pada panel


Dalam pengaplikasian HMI pada panel kontrol listrik mesin industri kita harus memperhatikan beberapa hal untuk menentukan HMI yang akan kita gunakan antara lain sebagai berikut :

Ukuran Monitor HMI

Hal awal untuk diperhatikan saat membeli ataupun mengaplikasikan HMI pada panel kontrol listrik ialah ukuran layar monitor HMI apakah sesuai pada ukuran panel yang akan kita wirring.

Ukuran layar monitor HMI bervariasi dari ukuran 3 inci sampai 25 inci tinggal kalian pilih ukuran yang sesuai dengan panel yang kalian pakai.

Touch screen ( layar sentuh )

Jika ukuran monitor HMI telah di tentukan maka selanjutnya pilihlah monitor HMI dengan kemampuan touch screen yang responsif dan nyaman digunakan .

Kalian juga dapat memilih HMI yang memiliki touch screen dan tombol navigasi untuk mengoperasikannya sudah pasti harganya jauh lebih mahal dari yang hanya touch screen saja.

Warna layar 

Selanjutnya tentukan warna layar pada HMI disini kalian hanya mempunyai 2 pilihan layar yang full color atau hanya hitam putih ( monokrom ).

Jika dipantau dalam segi harga HMI yang monokrom sudah pasti jauh lebih murah jika kita bandingkan dengan yang full color.

Resolution 
Resolusi layar apa yang diperlukan untuk menampilkan detail objek grafik yang memadai atau mendukung tampilan banyak objek pada layar yang sama? 
  
Mounting 

Bagaimana dengan pemasangan? Haruskah HMI dipasang di panel? Atau di atas alas? Atau menjadi Handheld? 
  
Protections 

Jenis perlindungan apa yang dibutuhkan HMI? IP67 untuk melindungi dari percikan cairan atau pemasangan di luar ruangan? 

Interfaces 

Antarmuka apa yang saya sistem? Ethernet ? Profinet? Antarmuka serial untuk instrumen laboratorium, pemindai RFI, atau pembaca kode batang? Dan apakah saya memerlukan beberapa jenis antarmuka? 
  
Software requirement 

Apa perrsyaratan perangkat lunak saya? Apakah saya memerlukan OPC atau driver khusus untuk mengakses data dari pengontrol saya? 
  
Custom program? 

Apakah saya perlu menjalankan program kustom di terminal HMI untuk mendukung operasi pabrik, seperti perangkat lunak kode batang atau antarmuka aplikasi inventaris?
  
Supports Windows? 

Apakah HMI perlu mendukung Windows dan sistem filenya, atau apakah aplikasi HMI vendor sudah cukup? 

Hal - hal tersebut menjadi sebuah pertimbangan untuk kalian dalam memilih HMI untuk dipasangkan pada panel listrik yang akan kalian pasang.

Mungkin itu saja informasi yang dapat kita sampaikan buat kalian jika kalian ingin menambahkan kalian dapat berkomentar dibawah dan terima kasih telah berkunjung ke blog kami.