Investasi ReksaDana : pengertian , sistem , dan jenis-jenis nya - Navigasi info a -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Investasi ReksaDana : pengertian , sistem , dan jenis-jenis nya

Navigasi Info - Berinvestasi sudah menjadi gaya hidup masyarakat kita sekarang yang mana ilmu ekonomi khususnya keuangan sedikit banyak diketahui hal tersebut didukung dengan banyaknya informasi mengenai keuangan dan bisnis tersebar di siaran televisi maupun jejaring internet.

Reksadana
Uang untuk investasi Reksadana


Walaupun demikian masih banyak dari kita kurang memahami mengenai beberapa instrumen investasi yang tersebar di pasaran seperti obligasi , saham , forex   dan lainnya.

Oleh sebab itu kali ini kita akan membagikan informasi mengenai salah satu instrumen investasi yang cukup populer yaitu Reksadana akan kita ulas secara lebih dalam.

Pengertian Reksadana


Reksadana adalah sebuah sarana investasi yang dikelolah secara profesional oleh perusahan Reksadana untuk membeli dan menjual berbagai instrumen investasi dengan dana yang berasal dari para pemodal yang mempunyai keterbatasan dana , kesibukan dan kesulitan dalam menghitung ataupun memprediksi untuk melakukan investasi.

Karena dilakukan oleh perusahaan sudah pasti para pekerja mereka telah dilatih dan pengalaman dalam kegiatan investasi di pasar modal sehingga kita dapat mengetahui berapa persen peluang untung maupun rugi saat kita ingin melakukan investasi.

Selain itu kita juga dapat melakukan investasi dengan modal yang kecil yaitu Rp 100.000 saja kalian sudah dapat melakukannya tidak sebesar jika kalian berinvestasi saham hal ini dapat terjadi karena modal untuk membeli instrumen investasi tersebut hasil gabungan dari para pemberi modal pada perusahan Reksadana. 

Reksadana sendiri secara legalitas telah diatur dalam undang-undang tertera pasar modal nomor 8 yang diterbitkan pada 1995 serta telah diawasi langsung oleh OJK ( Otoritas Jasa Keuangan ) .

Sistem kerja reksadana


Secara sistem Reksadana adalah sebuah media yang menampung dana dari para pemberi modal kemudian di investasikan dalam bentuk portofolio efek yang akan dikelolah langsung secara profesional oleh manager investasi.

Baca Juga : Reksadana VS Emas

Dari keterangan diatas kita menjadi tahu bahwa Sanya Reksadana memiliki 3 tahapan dalam proses kerjanya yaitu sebagai berikut:

  1. Pengumpulan dana dari para pemodal 
  2. Kemudian dana tersebut diinvestasikan dalam bentuk saham , obligasi  , deposito dan instrumen investasi lainnya dalam jumlah yang banyak dan bervariasi yang kita sebut portofolio.
  3. Lalu akan di kelolah langsung oleh manager investasi.
Dengan cara menggunakan sistem portofolio sudah pasti Reksadana bukan hanya membeli satu jenis saja akan tetapi bervariasi sebagai contoh Reksadana saham sudah pasti membeli berbagai jenis saham tidak boleh hanya membeli satu saham dari perusahaan tertentu saja.

Manager investasi ?


Manager investasi adalah pihak yang bertanggung jawab dalam mengelola portofolio efek untuk memberi keputusan menjual , membeli ataupun bertahan sebagai mana telah di sepakati bersama sesuai dengan kebijakan investasi.

Selain itu kita juga dapat dengan mudah mendapatkan informasi jalur investasi , kondisi kesehatan perusahan dan persentase untung serta ruginya dengan persentase keakuratan yang terpercaya sebab telah di kerjakan oleh yang ahli dalam bidangnya.

Oleh sebab itu juga investor mempunyai tanggung jawab juga untuk membayar atas jasa tersebut terhadap manager investasi atas segala kinerja nya itu baik dalam melakukan strategi investasi maupun hal lainnya yang mana sesuai perjanjian awal oleh sebab itu sebelum melakukan investasi Reksadana baca terlebih dahulu hingga jelas baru beri keputusan kalian memilih Reksadana yang cocok dengan kalian.

Jenis-jenis Reksadana


Reksadana terapat banyak jenisnya yang mana telah kita rangkum dari berbagai sumber dan dapat kalian baca dibawah:

Reksadana Saham 


Reksadana saham atau sering disebut dengan Equity Fund Reksadana saham merupakan salah satu Reksadana yang dapat memperoleh keuntungan paling besar dari jenis reksadana lainnya.

Reksadana saham adalah jenis Reksadana yang menempatkan 80% atau lebih dari dana yang dimiliki untuk diinvestasikan dalam bentuk surat berharga ( saham ) yang bersifat ekuitas.

Dengan sistem atau cara seperti itu sudah pasti resiko dan keuntungannya juga cukup besar dari modal awal yang kalian keluarkan.

Reksadana pasar uang


Reksadana pasar uang adalah salah satu jenis Reksadana yang seluruh modalnya diinvestasikan dalam instrumen investasi pasar uang yang biasanya berbentuk deposito berjangka ,  sertifikat deposito , surat bank Indonesia ( SBI ) dan SBPU ( surat berharga pasar uang ) yang mana batas waktunya kurang dari satu tahun.

Reksadana pasar uang merupakan Reksadana yang paling kecil resikonya sudah pasti untungnya juga paling kecil.

Reksadana pendapatan tetap


Reksadana pendapatan tetap adalah jenis Reksadana yang menginvestasikan modalnya sebesar 80% atau lebih dalam bentuk obligasi ( Surat utang ).

Untuk keuntungan ( return ) Reksadana pendapatan tetap 10% lebih besar dari return Reksadana pasar uang dan begitu juga resikonya tentunya lebih besar juga dari Reksadana pasar uang.

Reksadana terproteksi


Reksadana terproteksi adalah jenis Reksadana yang menginvestasikan kedalam bentuk obligasi tapi dengan tingkat perlindungan hampir 100% dari kerugian dengan sarat dapat mencairkan nya sampai batas waktu yang telah di sepakati.

Reksadana terproteksi mirip dengan reksadana tetap yang mana menginvestasikan pada obligasi dengan resiko rugi hampir tidak ada akan tetapi jangka waktu pencairan biasanya lebih pajang dari Reksadana pendapatan tetap.

Reksadana campuran


Reksadana campuran adalah jenis reksadana yang menginvestasikan modalnya pada setiap instrumen investasi seperti saham , obligasi , deposito dan kombinasi dari setiap instrumen investasi yang ada.

Dari segi return ( keuntungan ) Reksadana campuran terbilang lebih besar dari Reksadana pendapatan tetap sedangkan untuk resikonya sudah pasti lebih besar juga sebab kita ikut berinvestasi saham.

Keuntungan berinvestasi Reksadana


Keuntungan dalam berinvestasi Reksadana antaranya dapat kalian pada poin-poin dibawah ini :

  1. Dapat memulai investasi dengan hanya bermodalkan Rp 100.000 dalam artian dengan modal kecil kita sudah dapat berinvestasi.
  2. Dapat dilakukan dimana pun hanya dengan bermodalkan smartphone sebab untuk saat ini telah banyak aplikasi Reksadana yang dapat langsung kalian download melalui smartphone kalian seperti Bibit ReksadanaReksadana BCA , BNI Reksadana dan lainnya.
  3. Semua ditangani secara profesional oleh manager investasi sehingga dapat investor yang masih awam pun dapat dengan mudah mengerti dan memperoleh keuntungan darinya.

Itulah keuntungan yang dapat langsung kalian rasakan saat terjun di Reksadana tidak terlalu rumit jika dibandingkan bermain saham langsung.

Resiko Investasi Reksadana


Reksadana sendiri mempunyai beberapa jenis tipenya yaitu sebagai berikut ini :

  1. RDS ( Reksa Dana Saham )
  2. RDPU ( Reksa Dana Pasar Uang )
  3. RDPT ( Reksa Dana Pendapatan Tetap )
  4. Reksadana terproteksi
  5. RDC ( Reksa Dana Campuran )

Yang semuanya mempunyai resiko berbeda-beda semakin tinggi resikonya sudah pasti semakin besar pula keuntungan yang kalian dapatkan.

Dari jenis Reksadana diatas Reksadana Pasar uang ( RDPU ) yang resikonya terbilang paling kecil yaitu hanya 5% saja sedangkan untuk Reksadana yang resikonya terbilang paling tinggi ialah Reksadana saham ( RDS ) yang mana tingkat resikonya mencapai 15% - 20% dari modal kalian dan keuntungannya Pun sudah pasti yang paling besar Reksadana saham.

Adapun risiko likuiditas adalah risiko menyangkut kesulitan yang dihadapi manajer investasi jika sebagian besar investor reksadana melakukan redemption (penjualan kembali) atas unit-unit yang dimiliki.

Kondisi seperti ini dapat berpeluang membuat manajer investasi kesulitan dalam hal menyediakan uang tunai atas redemption tersebut.