Pengangguran Tanpa Tanda jasa - Navigasi info -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengangguran Tanpa Tanda jasa

Navigasi Info - pengangguran adalah sebutan seseorang yang tidak memiliki pekerjaan untuk menghasilkan uang atau penghasilan untuk memenuhi kehidupan mereka. Jika saat ini beberapa masyarakat lebih mengenalnya mereka dengan sebutan kaum rebahan ataupun para No life.

Pengangguran tanpa tanda jasa
Pengangguran Tanpa Tanda Jasa


Peningkatan pengangguran menjadi suatu permasalahan besar bagi negara kita yang mana tiap tahunnya kian bertambah bukannya berkurang hal tersebut berasal dari sumbang dari para lulusan sekolah baru dengan dukungan para pekerja yang terkena PHK maupun putus kontrak.

Lulusan Baru Menambah jumlah pengangguran ?

Lulusan baru menambah jumlah pengangguran ini bukanlah isu akan tapi fakta yang terjadi di lapangan disebabkan para lulusan baru biasanya belum mempunyai pengalaman kerja dan juga sistem pendidikan kita hanya menghasilkan para pencari kerja di tambah lagi jumlah lapangan pekerjaan yang sedikit menimbulkan banyak permasalahan baru.

Terkadang jumlah pengangguran yang besar  dapat membuat meningkatnya tindakan kriminal suatu daerah atau negara disebabkan penghasilan yang tak ada akan tetapi mereka harus dan wajib memenuhi kebutuhan harian mereka.


Hal tersebut dapat terjadi disebabkan pula oleh sistem pendidikan di Indonesia yang mana sekolah dan pelajar dituntut menghasilkan para pekerja bukan wirausaha ( pengusaha ) sehingga saat mereka lulus dari pendidikan mereka akan kebingungan untuk memperoleh penghasilan diluar dari mencari pekerjaan sebagai mana kita ketahui lapangan pekerjaan semakin sedikit apa lagi saat masa Covid 19 saat ini.

Sebab pengetahuan dalam usaha atau berbisnis sangatlah minim dikuasai para lulusan sekolah baru maupun para pekerja yang terkena PHK atau putus kontrak kerja.

Terlebih sistem pendidikan di negara kita kebanyakan lebih  berfokus mengikuti perintah sebagaimana di sekolah kita bukan di ajarkan untuk mencari atau menemukan solusi akan tetapi kita hanya membaca apa yang ada dibuku pelajaran dalam arti lain kita hanya selalu dekte oleh informasi yang ada pada buku yang sebenarnya belum tentu 100% benar sebab kita tidak melakukan penelitian tentang materi pelajaran yang kita peroleh kita hanya menelannya mentah-mentah.

Jenis-jenis pengangguran 


Pengangguran sendiri secara spesifik terbagi atas beberapa macam jika kita lihat dengan kaca mata penyebab terjadinya pengangguran yang mana telah kita rangkum dari berbagai sumber sebagai berikut :

1. Pengangguran struktural 


Pengangguran struktural adalah sebuah fenomena terjadinya seseorang kehilangan pekerjaan ( pengangguran ) diakibatkan perkembangan teknologi secara masif dan sistematis.

Sebagai mana kita ketahui perkembangan teknologi yang semakin pesat untuk segala bidang termasuk teknologi industri mengakibatkan ada beberapa pekerjaan yang tergantikan oleh mesin atau robot.

Salah satu contoh penjaga tol yang mana sekarang telah sedikit demi sedikit tergantikan dengan mesin pembayaran otomatis yang secara sistematis sudah pasti akan mengurangi pekerjaan dalam bidang tersebut.

2. Pengangguran Regional


Pengangguran regional jika kita lihat secara teknis nya terjadi fenomena ini sama persis dengan pengangguran struktural yang mana di akibatkan oleh perkembangan teknologi akan tetapi hanya mempengaruhi beberapa daerah saja tidak secara global seperti pengangguran struktural.

Contohnya seperti daerah X yang mana terkenal menghasilkan produk tertentu dan mendapatkan mesin untuk memproduksi produk tersebut dengan cara yang efisien tanpa banyak menggunakan tenaga kerja secara otomatis akan mengurangi jumlah tenaga kerja sehingga daerah X akan menghasilkan banyak pengangguran fenomena ini disebut dengan pengangguran regional.

3. Pengangguran Institusional 


Pengangguran Institusional adalah suatu fenomena terjadinya pengangguran di akibatkan oleh kebijakan pemerintah.

Terkadang beberapa kebijakan pemerintah malah memproduksi pengangguran jikalau kebijakan tersebut tidak dibarengi oleh solusi penyelesaiannya.

Contohnya adanya kebijakan pemerintah untuk tidak membuat produk tertentu sehingga lapangan pekerjaan dalam mengahasilkan produk tersebut akan menghilang dan menciptakan banyak pengangguran.

4. Pengangguran Siklis


Pengangguran siklis adalah sebuah fenomena terjadinya pengangguran di akibatkan oleh perubahan perilaku ekonomi dimana sebuah produk yang dulu sangat dibutuhkan dan diminati oleh masyarakat berubah menjadi pengurangan permintaan pasar atau bahkan tidak diminati lagi.

contohnya dahulu lampu patromak sangat dibutuhkan dan minati oleh masyarakat sekarang sama sekali tidak diminati lagi sebab telah tergantikan oleh lampu listrik sehingga perusahaan yang memproduksi lampu patromak harus mengurangi karyawan nya atau bahkan gulung tikar ( bangkrut ) hal tersebut akan memicu bertambahnya pengangguran.

5. Pengangguran Friksional 


Pengangguran Friksional adalah sebuah fenomena pengangguran yang diakibatkan belum mendapatkan pekerjaan.

Pengangguran Friksional paling umum kita jumpai sebab yang masuk dalam katagori ini ialah para lulusan baru , putus kontrak kerja maupun orang yang terkena PHK.

6. Pengangguran Sejati 


Pengangguran sejati adalah sebuah fenomena terjadinya pengangguran di akibat passion individu tersebut yang mana memang orang tersebut sudah menjiwainya.

Hal ini terjadi untuk para wibu dan juga para no life yang terlalu menjiwai penganggurannya hahaha.

Bisa dibilang menganggur karena hobi 😂😂😂 salam pengangguran Indonesia.

Upaya pemerintah Indonesia mengurangi pengangguran

Pemerintah Indonesia sendiri dalam mengatasi permasalahan pengangguran sudah berkerja keras walaupun hasilnya Selama ini belum terasa oleh masyarakat kita yang mana beberapa hal ini telah diupayakan pemerintah untuk mengurangi pengangguran yang mana sebagai berikut:

Program kartu prakerja


Salah satu buktinya pemerintah telah membuat program kartu prakerja yang mana didalamnya kita akan mendapatkan penghasilan bulanan dan juga berbagai macam pelatihan tentang berbisnis dan tips dalam mendapatkan perkerjaan.

Walaupun hal tersebut belum terasa dan cara daftarnya juga sedikit sulit saya saja mendaftar sampai gelombang ke 13 ini belum di terima-terima.

Membuat balai pelatihan kerja


Sebenarnya pemerintah kita sedari dulu telah membuat balai pelatihan kerja di setiap daerahnya dan juga BLK ( balai latihan kerja ) langsung membantu peserta didik untuk mendapatkan perkerjaan serta memperoleh sertifikat darinya akan tetapi yang jadi sedikit permasalahan sosialisinya masih kurang sehingga orang yang berada di daerah pelosok seperti saya tidak mengetahui keberadaannya dan bagai mana cara pendaftarannya terkesan tersembunyi.

Menarik investor asing


Salah satu cara pemerintah untuk mengurangi jumlah pengangguran ialah dengan cara menarik investor luar negri untuk menginvestasikan uang mereka untuk membuat perusahaan di Indonesia.

Hal ini cukup bagus dan terbukti mengurangi jumlah pengangguran akan tetapi yang jadi permasalahan hal tersebut masih belum cukup untuk mengurangi jumlah pengangguran negara kita.

Kita sadari bahwa pemerintah juga telah berusaha mengatasi permasalahan ini dan juga beberapa perusahan swasta tak kalah membantu dengan membuat situs web pencari pekerjaan.

Jujur saja website pencari kerja tersebut sangat membantu kita dalam mendapatkan informasi pencari perkerjaan terutama bagi kita yang tinggal di daerah terpencil.

Semoga kedepannya pemerintah Indonesia dapat menemukan solusi yang baik untuk penyelesaian masalah pengangguran ini jika kalian ingin menambahkan atau beropini dapat berkomentar di bawah dan salam pengangguran Indonesia.