Intraday Trading VS Swing Trading - Navigasi info -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Intraday Trading VS Swing Trading

Navigasi Info - banyak pelaku trading memiliki metode masing-masing dalam aktifitas trading termasuk dalam strategi trading nya yang sering kita temui banyak trader menggunakan 2 strategi intraday trading dan swing trading mungkin banyak yang belum tahu apa yang dimaksud intraday trading dan swing trading.

Intraday Trading VS Swing Trading
Intraday Trading VS Swing Trading


intraday trading  adalah suatu metode atau strategi trading dimana aktifitas trading nya transaksi jual belinya dilakukan per hari sampai tiga hari sedangkan swing trading adalah suatu strategi trading yang aktifitas transaksi jual belinya di lakukan dalam 1 Minggu sampai 1 bulan.

Perbandingan Intraday Trading dan Swing Trading


Oleh sebab itu banyak dari para pembaca mempertanyakan metode atau strategi mana yang lebih baik karena itu kita akan membuat perbandingan intraday trading dan swing trading yang mana telah kita rangkum dari segala sumber yang artinya seperti berikut :

Intraday trading 

Intraday trading adalah trading harian yang dilakukan dengan cara beli dan jual saham di hari yang sama (misalnya beli malam jual pagi atau kebalikannya ) sampai 3 harian trading. Pelajari juga strategi memilih saham bagus untuk intraday trading sebelum melakukan strategi trading ini.

Intraday trading juga salah satu dari trading cepat. Bedanya dengan scalping, intraday trading memiliki jangka waktu sedikit yang lebih panjang ( harian sampai tiga hari ), dan intraday trading juga membutuhkan analisa tape reading untuk membaca saham-saham yang punya potensi naik harian.
 
Untuk kekurangan dan kelebihan dari strategi trading intraday yang mana sebagai berikut :

KELEBIHAN INTRADAY TRADING 


  • Anda bisa merealisasikan profit lebih sering
  • Cocok untuk trader yang punya waktu memantau market lebih banyak pergerakan grafik harga saham
  • Bisa mendayagunakan modal lebih sering (untuk trading) 
  • Bagus diterapkan untuk kondisi market yang fluktuatif, stabil dan bearish 
  • Saham-saham sideways sangat bagus untuk trading cepat 
  • Cocok untuk anda yang tidak suka hold / simpan saham terlalu lama 

Catatan: Day trading pun sebenarnya tidak harus dilakukan dengan cara memantau saham tiap saat, tiap menit. Day trading juga tidak harus trading setiap hari. Namun harus diakui, seorang day trading memang tetap harus memiliki jam terbang memantau market lebih banyak ketimbang seorang swing trader. 

KEKURANGAN INTRADAY TRADING 


  • Kurang cocok untuk trader super sibuk, karena anda harus lebih sering memantau market
  • Dalam kondisi IHSG strong bullish, saham yang anda jual harian kemungkinan masih naik lagi 

Swing trading ( trend follower trader )


Swing trading berarti anda membeli saham untuk disimpan dalam jangka waktu diatas 1 minggu sampai dengan satu bulan. Oleh karena itu, swing trader harus memilih saham-saham yang punya pergerakan uptrend. 

Hal ini karena swing trader tidak perlu menjual saham dengan time frame yang singkat seperti intraday atau bahkan scalping , sehingga anda harus memilih saham-saham yang punya tren naik yang kuat dan pergerakan sahamnya smooth alias tidak terlalu liar, karena saham-saham tersebut sangat berisiko untuk swing trader jadi swing trader berarti anda harus menjadi pengikut tren ( trend follower ). 

Strategi-strategi memilih saham untuk swing trading, pernah saya bahas disini: Teknik Strategi Trading Saham Mingguan. Jika anda ingin menerapkan swing trading, anda bisa mempertimbangkan keuntungan-keuntungan dan kekurangannya sebagai berikut: 

KELEBIHAN SWING TRADING


  1. Cocok untuk anda yang tidak punya banyak waktu memantau market
  2. Cocok untuk anda yang suka menerapkan buy and hold (tidak suka jual saham terlalu cepat)
  3. Anda bisa mendapatkan profit dengan range lebih besar dalam jangka mingguan
  4. Anda tidak perlu terlalu sering memantau pergerakan saham
  5. Bagus diterapkan untuk penganut analisa tren (trend follower) 
  6. Profit lebih besar dalam kondisi market bullish

KEKURANGAN SWING TRADING

  1. Tren naik saham kurang bagus pada kondisi IHSG strong bearish 
  2. Anda harus punya kemampuan untuk hold saham. Kalau anda tidak suka hold saham sampai seminggu lebih, psikologis / strategi trading rentan kacau.
Itulah mengenai perbandingan perbandingan intraday trading dan swing trading semoga bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung.