Cara mudah berternak Ikan lele berserta analisanya - Navigasi info a -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara mudah berternak Ikan lele berserta analisanya

Navigasi Info - memelihara hewan khususnya ikan hias maupun ikan untuk di konsumsi seperti nila , mujair dan termasuk lele dewasa ini sudah menjadi sebuah kegiatan hobi sekaligus sumber pemasukan yang cukup menjanjikan untuk kita terlebih lagi saat kondisi pedemi Covid 19 dimana sumber penghasilan kita mengalami penurunan.

Cara mudah berternak Ikan lele berserta analisanya
Cara mudah berternak Ikan lele berserta analisanya


Oleh sebab itu kali ini kita akan mengulik lagi mengenai usaha peternakan khususnya ikan lele yang cukup familiar untuk kita yang mana kita akan dengan mudah menemukan para pedagang pecel lele di setiap kota maupun provinsi dengan kata lain kebutuhan untuk ikan lele sangatlah tinggi sehingga untuk pemasarannya tidak terlalu sulit.

Dan juga ikan lele termasuk salah satu jenis ikan yang perawatannya tidak terlalu sulit dengan jenis ikan lain walaupun demikian untuk mendapatkan keuntungannya cukup terbilang lumayan sulit sebab ikan lele juga memiliki beberapa permasalahan yaitu sepeti memerlukan pakan ikan yang banyak dan cukup lumayan mahal selain itu sifat ikan lele yang suka kanibalisme membuat kita juga tekor dibuatnya.

Cara budidaya ikan lele


Dari permasalahan yang sempat disinggung di atas dapat dipastikan kita butuh ilmu dasar dalam penanganan ikan lele sehingga kita dapat menghindari kerugian serta mendapatkan keuntungan dari usaha budidaya ikan lele yang kita jalani oleh karena itu kita akan membagikan tips dan cara berternak ikan lele yang mudah untuk dipahami oleh kalian yang mana kita telah merangkumnya dari berbagai sumber yang mana sebagai berikut :

Penyediaan lokasi ternak 


Hal pertama sebelum memulai berternak ikan lele ialah kalian harus menentukan lokasi ternak ikan lele kalian dan dengan media yang mana sebagai berikut :

  1. Usahakan lokasi jauh dari anak kecil dan tidak menggangu tetangga.
  2. Media ternak ikan lele dapat menggunakan kolam ikan , terpal bahkan ember jika ingin mendapatkan untung sebaiknya menggunakan kolam atau terpal jika kalian hanya untuk konsumsi saja pakai ember saja sudah bisa berbudidaya ikan lele.
  3. Pertama-Tama pastikan media untuk ikan lele kalian bersih dari zat kimia yang dapat meracuni ikan lele kalian.
  4. Untuk menghilangkan racun pada media kolam baru atau terpal dapat melakukan dengan cara isi air kolam atau terpal dan biarkan selama 1 hari kemudian kuras dan isi air kembali ulangi hal tersebut sebanyak 7x atau 7 hari supaya racun dari kolam atau terpal hilang.

Jika sudah menentukan lokasi ternak maka selanjutnya ke pencarian bibit ikan lele.

Pembibitan ikan lele


Untuk mendapatkan untuk yang sepadan sebaiknya kalian memulai pembibitan dengan jumlah bibit ikan lele sebanyak 1000 - 5000 ekor jika kalian belum pernah memelihara ikan sama sekali saya sarankan 1000 ekor ikan saja dulu untuk awal belajar kalian dapat membeli ikan lele di perternak ikan terdekat rumah kalian .

Untuk ikan lele sendiri ada banyak spesies atau jenisnya seperti ikan lele Dumbo , ikan lele lokal , ikan lele Sangkuriang , ikan lele phyton dan lain-lain semua jenis ikan lele dapat mendatangkan untung atau cuan untuk kalian yang terpenting kondisi bibit ikan yang kalian beli dalam kondisi sehat.

Pastikan ikan lele yang Anda pilih sehat. Cara memilihnya adalah dengan memperhatikan gerakannya dan bentuk tubuhnya. Benih lele yang sehat akan terlihat lincah, tidak terdapat bercak, dan tidak cacat. Selain itu, pilihlah bibit atau benih yang berasal dari indukan terbaik. Bibit yang diambil dari indukan yang unggul juga akan menghasilkan lele-lele yang unggul nantinya. Selain itu, pastikan juga ukuran bibit sama agar tidak terjadi kanibalisme. Lele yang lebih besar cenderung memangsa lele kecil.

Hindari memasukkan bibit lele secara bersamaan ke dalam kolam. Sebab hal ini dapat membuat lele menjadi stres dan berujung mati. Waktu yang baik untuk menebar bibit lele adalah pagi atau malam hati. Di waktu ini biasanya lele akan lebih tenang dan stabil sehingga aman jika dilakukan pemindahan pada kolam.

Perawatan ikan lele


Untuk perawatan ikan lele sebenarnya tidak terlalu sulit seperti jenis ikan lainnya yang terpenting walaupun demikian memelihara ikan lele juga memerlukan ketelatenan kalian dan disiplin agar ikan lele kalian sehat dan tidak saling memangsa oleh sebab itu kita akan membagi bagai mana cara perawatannya yang mana sebagai berikut :

Pemberian pakan ikan lele


Pemberian pakan pada ikan lele harus sangat diperhatikan sebab ikan lele salah satu jenis ikan yang kanibal sehingga jika telat memberi makan ikan lele mereka akan saling memangsa terutama ikan lele yang bertubuh kecil akan habis dimangsa ikan lele yang bertubuh besar.

Standarnya pemberian makan ikan lele ialah 3 kali dalam sehari yaitu pagi , siang dan sore hari supaya ikan lele kalian tidak kelaparan selain itu kalian juga jangan terlalu berlebihan memberi makannya sehingga pakan ikan yang tidak dimakan akan mengendap di Air dan membuat air kolam menjadi keruh hal itu juga tidak baik untuk ikan lele kalian malah dapat mendatangkan penyakit untuk ikan lele tersebut.

Jaga kualitas air kolam agar selalu bersih


Seperti yang telah saya singgung diatas pemberian pakan berlebihan dapat mendatangkan penyakit untuk ikan lele yang kita budidayakan dapat kita pastikan bahwa air sebagai ekosistem lingkungan ikan lele mendukung untuk ikan lele dapat hidup sehat.

Lele adalah ikan yang bisa bertahan di air keruh. Namun, sebaiknya jagalah kondisi air agar tetap bersih. Kebersihan kolam biasanya tergantung dari pakan yang mengendap. Pakan yang mengendap akan menghasilkan gas amonia yang menyebabkan lele mati. Jadi, pastikan Anda tidak berlebihan ketika memberi pakan. Dalam menjaga kualitas air kolam, ukuran dan bahan kolam juga ikut mempengaruhi. Misalnya, pada kolam drum atau terpal, air cenderung lebih cepat keruh namun lebih mudah dibersihkan. Sedangkan pada kolam besi atau stainless, air tidak cepat keruh namun bisa timbul karat dan kerak yang mempengaruhi air.

Penyortiran 


Sebaiknya dalam waktu seminggu sekali kalian melakukan penyortiran supaya ikan yang ukurannya sama ditempatkan satu lokasi kolam sehingga mengurangi terjadinya kanibalisme.

Selain itu penyortiran juga dapat menjadi jadwal kita untuk mengganti dan menguras air kolam supaya kualitas airnya selalu terjaga dan tidak jadi sumber penyakit untuk ikan lele yang kita ternak.

Pengendalian hama


Hama dan penyakit menjadi salah satu alasan kenapa banyak lele yang mati. Lele yang tidak sehat akan ditandai dengan bintik-bintik putih di tubuhnya. Selain itu, lele yang sakit juga ditandai dengan luka pada bagian ekor dan kepala. Jika sudah seperti ini, pastikan Anda memberi obat-obatan yang tepat.

Panen lele


Jika kalian melakukan pembesaran ikan lele dari bibit yang berukuran satu telunjuk dapat dipastikan 3 bulan sudah dapat dipanen dengan cara kalian menguras langsung dan tinggal dipanen dapat kalian jual langsung.

Jika telah proses panen ikan lele sebaiknya kolam kalian bersihkan terlebih dahulu sebelum di isi air untuk di taburi Benih ikan lele kembali agar kualitas air dan kolam selalu terjaga.

Analisa usaha budidaya ikan lele

Sekarang kita akan belajar menganalisa usaha berternak ikan lele dari modal sampai keuntungan yang kita peroleh dalam sekali budidaya ikan lele yang mana akan kita jabarkan sebagai berikut

Perkiraan modal budidaya ikan lele


Hal utama dalam membuka usaha ialah modal diperlukan untuk memulai usaha tersebut begitu juga dengan berternak ikan lele ini yang mana kita akan mencoba dan menganalisa modal yang kita perlukan yang mana kita mendapatkan dari berbagai sumber yang hasilnya sebagai berikut .

Nama biaya
Kolam terpal guna  5000 ekor Rp 2.000.000
Mesin pompa air Rp 400.000
Jalur pipa air  Rp 300.000
Bibit ikan 5000 ekor Rp 1.000.000
Pakan ikan 300 kg Rp 3.000.000
Obat ikan Rp 200.000
Biaya listrik Rp 600.000
Biaya resiko rugi  Rp 900.000
Total biaya keseluruhan Rp 8.400.000 

Jadi kita perkirakan untuk memulai berternak ikan lele sebanyak 5000 ekor biaya total yang kita perlukan ialah sebesar Rp 8.400.000 biaya ini jika kalian memiliki lahan sendiri jika tidak memiliki lahan dapat dipastikan akan lebih tinggi.

Perkiraan keuntungan



Jika ikan yang dipanen sebesar 80% dari total 5000 ikan, maka Anda bisa memanen ikan sebanyak 4000 ekor. Setiap satu kilogram lele, biasanya terdapat 6 – 8 ekor dengan harga jual 25.000. Maka, jika kita kalikan, keuntungan yang didapat untuk sekali panen mencapai 12.500.000. Hitungan tersebut hasil dari penghitungan 4000 ekor dibagi 8, kemudian dikali Rp25.000. Sementara untuk penghitungan bersihnya, Anda bisa kurangi pendapatan dengan modal. Penghitungannya adalah hasil panen dikurangi biaya produksi, yaitu 12.500.000 – 5.700.000=6.800.000. Masa panennya sendiri yaitu 2,5 – 3,5 bulan setelah benih lele ditebarkan.

Itulah beberapa hal mengenai cara membudidayakan ikan lele semoga dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung.