cara menentukan inverter dan solar charger control ( SCC ) untuk Pembangkit listrik tenaga matahari - Navigasi info a -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

cara menentukan inverter dan solar charger control ( SCC ) untuk Pembangkit listrik tenaga matahari

Navigasi Info - kemarin kita telah mempelajari mengenai perhitungan jumlah panel surya dan juga jumlah beterai ( aki ) yang dibutuhkan untuk sebuah pembangkit listrik bertenaga matahari jika kalian belum membacanya kalian dapat membaca langsung pada artikel di link dibawah ini :


maka selanjutnya kita akan mempelajari bagai mana untuk menentukan spesifikasi inventer yang cocok untuk jumlah daya yang dikonsumsi dari pembangkit listrik dan juga harus di ingat inverter yang di gunakan ialah Inverter solar panel yang berguna untuk mengubah listrik yang dihasilkan solar panel yang berarus listrik DC menjadi AC. Sehingga dengan adanya inverter solar panel kalian masih bisa menggunakan perangkat listrik rumahan yang memakai arus listrik AC ( PLN ). Sebagaimana kita ketahui jika di rumah kalian menggunakan listrik yang dihasilkan solar panel ( tenaga matahari ) yang berarus listrik DC tersebut kalian tidak bisa mengunakan peralatan rumahan seperti TV , komputer dan lain - lain yang semuanya menggunakan Arus listrik AC.

cara menentukan inverter dan solar charger control ( SCC ) untuk Pembangkit listrik tenaga matahari 


yang standar dipasaran inverter yang di jual berukuran 590 watt/hour walaupun ada yang lebih besar lagi spesifikasinya akan tetapi lebih mahal jika dari soal sebelumnya yaitu sebagai berikut :

suatu rumah menggunakan lampu dengan daya listrik 10 watt berjumlah 5 buah dengan waktu pemakain selama 5 jam per harinya serta menggunakan kulkas dengan daya listrik 100 watt satu buah dengan waktu pemakain 24 jam perhari nya dan juga mempunyai televisi dengan daya listrik 20 watt sebanyak 1 buah dengan pemakaian 10 jam per hari diketahui jumlah daya 2850 watt dan panel surya yang dibutuhkan 8 buah panel surya dengan jumlah baterai ( AKI ) 6 buah  spesifikasi baterai 12 v 100 ah ( 1200 watt ) maka berapakah spesifikasi inverter dan solar charger control ( SCC ) yang harus kita pakai ?

jawab :

inverter yang dipakai adalah :


dari total daya pemakaian 2850 watt sudah pasti jika kalian menyalakan bersamaan dengan inverter yang berspefikasi 590 watt/hour dan menyalakannya bersamaan sudah pasti inverter tersebut tidak bisa dipakai jika dipaksakan akan cepat rusak sehingga kalian harus menggunakan inverter yang berspesifikasi daya listriknya lebih besar diatas 2850 watt agar inventer tersebut awet falam kasus ini kalian dapat menggunakan inverter 1000 watt/hour atau jika bisa 5000 watt/hour  atau yang lebih tinggi jauh lebih baik.

jika kita telah menentukan kapasitas inverternya maka selanjutnya kita akan menentukan ukuran solar charger control ( SCC ) nya yang mana menggunaka rumus berikut ini :

Rumus untuk menentukan arus listrik panel surya yang tepat untuk SCC


rumus  daya solar charger control = jumlah panel surya x arus listrik per panel surya ( Isc )

sebagaimana kita ketahui bahwa sanya pada soal tersebut kita menggunakan 8 buah panel surya yang berspesifikasi 100 wp yang mana untuk panel surya 100 wp lengkapnya sebagai berikut :

  • pm = 100 wp 
  • vm = 18 VDC
  • Voc= 21 A
  • Imp= 5 A
  • Isc= 6 A
yang kita butuhkan Isc ( short circuit current / arus listrik per panel surya ) yang mana pada data diatas besarannya 6 A maka jika kita mengunakan rumusan di atas .

rumus  daya solar charger control = jumlah panel surya x arus listrik per panel surya ( Isc )

8 buah panel surya x 6 Ampere = 48 Ampere

maka kita dapat untuk panel surya yang berukuran 100 wp dengan Isc 6 ampere dengan jumlah panel surya 8 buah maka di temukan 48 A maka kita  membutuhkan spek  solar charger control ( SCC ) yang lebih tinggi dari 48 A yang mana  dijual di pasaran biasanya berukuran 80 A.

itulah cara menentukan inverter dan solar charger control ( SCC ) untuk Pembangkit listrik tenaga matahari semoga bermanfaat  fan terima kasih telah berkunjung.