Perbedaan Investor dan Trader yang Harus kalian tahu - Navigasi info a -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbedaan Investor dan Trader yang Harus kalian tahu

Navigasi Info - Investor dan Trader terkadang sering disalah artikan hal ini mungkin dikarenakan kurangnya pemahaman dari dua pelaku kegiatan tersebut sebab keduanya sama-sama menjual dan membeli instrumen investasi untuk mendapatkan keuntungan dari transaksi tersebut.

Perbedaan Investor dan Trader yang Harus kalian tahu
Perbedaan Investor dan Trader yang Harus kalian tahu


oleh karena itu akan cukup menarik bila mana kali ini kita akan mengulasnya secara lebih dalam agar kita sama-sama mengerti apa yang dimaksud dengan investor dan juga trader yang mana kita telah berusaha merangkum keduanya dari berbagai sumber terpercaya yang hasilnya sebagai berikut :

Pengertian Trader dan Investor


Trader adalah seseorang yang melakukan menjual instrumen investasi saat harga mahal dan membeli instrumen investasi saat harga murah baik yang berupa saham , cryptocoin , mata uang asing dan lain-lain yang mengharapkan keuntungan atau cuan dalam waktu cepat pelaku kegiatan ini di sebut dengan trader.

Investor adalah seseorang yang membeli instrumen investasi dengan harapan instrumen investasi yang ia beli terus tumbuh hingga target keuntungan yang mereka harapkan tercapai untuk melakukan penjualan kembali sehingga mendapatkan keuntungan yang besar dari selisih harga transaksi jual beli tersebut pelaku hal ini disebut dengan Investor.

dari pengertian diatas dapat kita lihat keduanya memiliki kesamaan yaitu melakukan transakasi jual maupun beli instrumen investasi dengan harapan mendapatkan keuntungan dari selisih harga transaksi tersebut akan tetapi yang cukup membedakan keduannya ialah batas waktu transaksinya yaitu para trader melakukan transaksi baik beli maupun jual dalam waktu yang terbilang singkat paling lama para trader holder instrumen investasi hanya 1 bulanan saja.

sedangkan investor tidak akan tergesah-gesah melakukan transaksi jual maupun beli mereka hanya membeli saat murah dan mengumpulkan sampai target keuntungan mereka capai terpenuhi baru mereka melakukan penjualan instrumen investasi tersebut sehingga secara quantity ( jumlah kepemilikan ) dan nilai harga instrumen investasi itu sangatlah besar dan keuntungannya pun jauh lebih besar.

Trader VS Investor


dari kedua pelaku kegiatan investasi maupun trading keduanya sudah pasti ada kelebihan dan kekurangan sehingga akan cukup menarik jika kita mengupas keduanya secara lebih dalam lagi bukan yang mana sebagai berikut :

Trader


Trader melibatkan transaksi jual ataupun beli yang lebih sering jika kita bandingkan dengan investor, seperti pembelian dan penjualan saham, komoditas, pasangan mata uang, atau instrumen lainnya. Tujuannya adalah untuk menghasilkan pengembalian yang mengungguli investasi beli dan tahan ( hold ). Sementara investor mungkin puas dengan pengembalian tahunan 10% hingga 15%, pedagang mungkin mencari pengembalian 10% setiap bulan. Keuntungan menjadi trader dihasilkan dengan membeli pada harga yang lebih rendah dan menjual pada harga yang lebih tinggi dalam waktu yang relatif singkat. keuntungan menjadi trader dapat dibuat dengan menjual pada harga yang lebih tinggi dan membeli untuk menutupi dengan harga yang lebih rendah (dikenal sebagai "short trading") untuk mendapatkan keuntungan di pasar yang sedang jatuh ( merah ).

Sementara investor buy-and-hold menunggu posisi yang kurang menguntungkan, trader mencari keuntungan dalam jangka waktu tertentu dan sering menggunakan perintah stop-loss pelindung untuk secara otomatis menutup posisi yang merugi pada tingkat harga yang telah ditentukan. Pedagang sering menggunakan alat analisis teknis, seperti rata-rata bergerak dan osilator stokastik, untuk menemukan pengaturan perdagangan probabilitas tinggi.

para trader biasanya mengacu pada teknik dan jangka waktu atau periode penahanan di mana saham, komoditas, atau instrumen perdagangan lainnya dibeli dan dijual. Pedagang umumnya termasuk dalam salah satu dari empat kategori:

  1. Position Trader : Posisi holder transakasi jual dan beli dilakukan dari 1 bulan sampai satu tahun.
  2. Swing Trader : Posisi holder transakasi jual dan beli dilakukan dari 1 hari sampai satu minggu.
  3. Day Trader : Posisi holder transakasi jual dan beli dilakukan dalam satu harian satu malam.
  4. Scalp Trader: Posisi holder transakasi jual dan beli dilakukan dalam beberapa detik hingga menit dan beberapa jam saja.


trader sering memilih teknik perdagangan mereka berdasarkan faktor-faktor termasuk ukuran akun, jumlah waktu yang dapat didedikasikan untuk perdagangan, tingkat pengalaman perdagangan, kepribadian, dan toleransi risiko.

Investor


Tujuan investasi adalah untuk secara bertahap membangun kekayaan dalam jangka waktu yang lama melalui pembelian dan penyimpanan portofolio saham, sekeranjang saham, reksa dana, obligasi, dan instrumen investasi lainnya.

Investor sering meningkatkan keuntungan mereka melalui peracikan atau menginvestasikan kembali setiap keuntungan dan dividen ke dalam saham tambahan. Investasi sering diadakan untuk jangka waktu bertahun-tahun, atau bahkan puluhan tahun, mengambil keuntungan dari fasilitas seperti bunga, dividen, dan pemecahan saham di sepanjang jalan. Sementara pasar pasti berfluktuasi, investor akan "mengendarai" tren turun dengan harapan harga akan pulih dan kerugian pada akhirnya akan pulih. Investor biasanya lebih peduli dengan fundamental pasar, seperti rasio harga terhadap pendapatan dan prakiraan manajemen.

mereka biasanya tidak akan terlalu sering mengecek grafik harga atau kinerja kepemilikan instrumen investasi mereka setiap hari. Karena tujuannya adalah untuk menumbuhkan nilai instrumen investasi tersebut dalam beberapa dekade atau jangka panjang, fluktuasi sehari-hari dari reksa dana yang berbeda kurang penting daripada pertumbuhan yang konsisten selama periode yang diperpanjang.

itulah beberapa hal yang membedakan investor dan trader yang mungkin bermanfaat untuk kalian dan terima kasih telah berkunjung di blog kami.