Asal usul nama jakarta yang menarik kita bahas - Navigasi info a -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Asal usul nama jakarta yang menarik kita bahas

Navigasi Info - BETAWI Dari Sunda Kelapa Ke Jayakarta, Batavia dan Jakarta.

Betawi, sebutan dari Batavia. Batavia ialah nama kota di Eropa. Dimana, JP Coen moyangnya berasal.

Patung JP Coen
Patung JP Coen


Ketika, JP Coen dan tentaranya merebut, menguasai dan menaklukan Jayakarta. Nama Jayakarta, diganti jadi Batavia. Dan, atas kesuksesannya itu mendirikan patung dirinya, didepan Departemen Keuangan, atau lapangan Ikada, lapangan Banteng Sekarang.

Nama Jayakarta sendiri, masih kontroversial: apakah benar, pemberian dari Faletehan, atau Fadilah Khan yang orang atau keturunan Arab yang datang ke Samudra Pasai terus ke Demak, Jawa. Sebab ada kesangsian bahwa orang Arab memberi nama Jayakarta untuk sebuah kota. Sedang Jayakarta sendiri dari bahasa sansekerta.

Masyarakat asli betawi
Si doel anak betawi asli



Disisi lain, ada nama Penguasa Tempatan: Pangeran Jayakarta Wijakrama. Kuat kemungkinan nama Jayakarta, diambil dari nama beliau, sebagai penguasa wilayah Sunda Kelapa, yang merupakan bagian dari kekuasaan Kemaharajaan Sunda Padjadjaran dan juga merupakan pelabuhan utama teramai dan tersibuk, selain pelabuhan Banten. Sebab itu, di Jakarta sampai Sekarang ada nama Jalan Pangeran Jayakarta.

Perang Dunia II, meletus. Jepang mendarat dan Belanda menyerah. Patung JP Coen, dihancurkan dan nama Kota Batavia dikembalikan ke nama Jayakarta, kemudian jadi Jakarta.

Sementara itu, sebutan Jawa Barat sebutan dari kolonialis Belanda dari West Java (1925), untuk kepentingan Ondernemengnya. Sedangkan, sebutan pribumi tempatan tetap saja: Pasundan, atau Tatar Sunda.

Seperti tertulis dalam naskah Bujanggamanik. Wilayah Pasundan, Tatar Sunda dari Kemaharajaan Sunda Padjadjaran itu, membentang dari Ujung Kulon Banten sampai Cipamali. Bahkan, sampai Ujung Galuh.

Dimana, Brebes Cilacap Banyumas Majenang yalah tercakup didalamnya. Dizaman orla, di Jawa Tengahken. Malah, Madura yang Lain pulo dan etnik di Jawa Timurken.

Sampurasun Selamat pagi Sehat selalu.