kelebihan dan kekurangan furnitur berbahan rotan kelebihan dan kekurangan furnitur berbahan rotan - Navigasi info a -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

kelebihan dan kekurangan furnitur berbahan rotan kelebihan dan kekurangan furnitur berbahan rotan

Navigasi Info - rotan merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di kawasan Asia Tenggara khususnya Indonesia yang mana sering dimanfaatkan untuk menjadi berbagai perabotan rumah tangga tak terkecuali furniture. 

kelebihan dan kekurangan furnitur berbahan rotan
kelebihan dan kekurangan furnitur berbahan rotan 


Rotan memiliki berbagai keunggulan yang membuat rotan banyak di minati oleh segala masyarakat dunia sebab sangat berkesan klasik dan tradisional yang pastinya sangat eksotik sekali jika dijadikan sebuah furniture untuk menghiasi ruangan rumah kalian. 

Tentang rotan



Rotan adalah sekelompok palma dari puak (tribus) Calameae yang memiliki habitus memanjat, terutama Calamus, Daemonorops, dan Oncocalamus. Puak Calameae sendiri terdiri dari sekitar enam ratus anggota, dengan daerah persebaran di bagian tropis Afrika, Asia dan Australasia. Ke dalam puak ini termasuk pula marga Salacca ( misalnya salak), Metroxylon (misalnya rumbia/sagu), serta Pigafetta yang tidak memanjat, dan secara tradisional tidak digolongkan sebagai tumbuhan rotan.

Batang rotan biasanya langsing dengan diameter 2–5 cm, beruas-ruas panjang, tidak berongga, dan banyak yang dilindungi oleh duri-duri panjang, keras, dan tajam. Duri ini berfungsi sebagai alat pertahanan diri dari herbivora, sekaligus membantu pemanjatan, karena rotan tidak dilengkapi dengan sulur. Suatu batang rotan dapat mencapai panjang ratusan meter. Batang rotan mengeluarkan air jika ditebas dan dapat digunakan sebagai cara bertahan hidup di alam bebas. Badak jawa diketahui juga menjadikan rotan sebagai salah satu menunya.

Sebagian besar rotan berasal dari hutan di Indonesia, seperti Sumatra, Jawa, Borneo, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Indonesia memasok 70% kebutuhan rotan dunia. Sisa pasar diisi dari Malaysia, Filipina, Sri Lanka, dan Bangladesh.

Rotan cepat tumbuh dan relatif mudah dipanen serta ditransprotasi. Ini dianggap membantu menjaga kelestarian hutan, karena orang lebih suka memanen rotan daripada kayu.

Manfaat rotan



Rotan yang umum dipergunakan dalam industri tidaklah terlalu banyak. Beberapa yang paling umum diperdagangkan adalah Manau, Batang, Tohiti, Mandola, Tabu-Tabu, Suti, Sega, Lambang, Blubuk, Jawa, Pahit, Kubu, Lacak, Slimit, Cacing, Semambu, serta Pulut. Setelah dibersihkan dari pelepah yang berduri, rotan asalan harus diperlakukan untuk pengawetan dan terlindung dari jamur Blue Stain. Secara garis besar terdapat dua proses pengolahan bahan baku rotan: Pemasakan dengan minyak tanah untuk rotan berukuran sedang /besar dan Pengasapan dengan belerang untuk rotan berukuran kecil.

Selanjutnya rotan dapat diolah menjadi berbagai macam bahan baku, misalnya dibuat Peel (kupasan)/Sanded Peel, dipoles /semi-poles, dibuat core, fitrit atau star core. Adapun sentra industri kerajinan dan mebel rotan terbesar di indonesia terletak di Cirebon.

Pemanfaatan rotan ( sp. Daemonorops Draco ) terutama adalah sebagai bahan baku mebel, misalnya kursi, meja tamu, serta rak buku. Rotan memiliki beberapa keunggulan daripada kayu, seperti ringan, kuat, elastis / mudah dibentuk, serta murah. Kelemahan utama rotan adalah gampang terkena kutu bubuk "Pin Hole".

Batang rotan juga dapat dibuat sebagai tongkat penyangga berjalan dan senjata. Berbagai perguruan pencak silat mengajarkan cara bertarung menggunakan batang rotan. Di beberapa tempat di Asia Tenggara, rotan dipakai sebagai alat pemukul dalam hukuman cambuk rotan bagi pelaku tindakan kriminal tertentu.

Beberapa rotan mengeluarkan getah (resin) dari tangkai bunganya. Getah ini berwarna merah dan dikenal di perdagangan sebagai dragon's blood ("darah naga"). Resin ini dipakai untuk mewarnai biola atau sebagai meni.

Masyarakat suku Dayak di Kalimantan Tengah memanfaatkan batang rotan muda sebagai komponen sayuran.

Kelebihan dan kekurangan Rotan


Sama hal dengan bahan furniture lainnya rotan juga memiliki beberapa keunggulan dan kekurangan yang mana kita telah merangkum nya dari berbagai sumber yang mana sebagai berikut :

Keunggulan Rotan


Rotan memiliki beberapa keunggulan selain yang pernah kita singgung diawal pembukaan artikel ini yang mana akan kita jabarkan untuk kalian seperti dibawah ini :

Keawetan ( daya tahan ) 


Furniture yang terbuat dari bahan rotan baik itu meja, kursi , lemari dan lainnya biasanya memiliki daya tahan yang cukup tinggi mampu menahan beban yang berat sebab kelenturan dari rotan itu sendiri tak heran banyak dari pengrajin menjadikannya sebagai ranjang ,  sofa, kursi dan furniture lain yang digunakan  untuk menopang beban yang berat. 

Selain itu rotan juga salah satu bahan furniture yang cukup kuat untuk segala kondisi cuaca baik itu hujan, panas dan kondisi cuaca ekstrem lainnya hal ini membuat rotan menjadi alternatif bahan furniture yang cocok untuk diletakan di outdoor. 

Mudah dipindahkan


Furniture yang terbuat dari bahan rotan biasanya memiliki bobot yang ringan sehingga untuk menyusun tata letak nya tidaklah sulit . 

Untuk kalian yang suka mengatur-ngatur tata letak ruangan menggunakan furniture yang terbuat dari rotan adalah pilihan tepat dan juga untuk data tahan rotan sendiri cukup tinggi. 

Mudah dibudidayakan


Tanaman rotan untuk saat ini termasuk tanaman pertanian sebab sudah banyak orang yang membudidayakan menjadi komoditas pertanian sehingga untuk kalian yang mempunyai usaha furniture tidak perlu membuat perizinan yang sulit dan rumit. 

Untuk jangka waktu panen nya pun tidaklah lama seperti kayu yang membutuhkan waktu 5 sampai puluhan tahun untuk kita memanennya dengan kata lain rotan termasuk tanaman yang ramah lingkungan untuk dijadikan furniture. 

Daya lentur yang bagus


Seperti telah kita singgung pada poin di atas  bahwa rotan memiliki daya lentur yang dapat menahan beban yang cukup berat dan juga daya lentur rotan tersebut menjadi kelebihan tertentu untuk kita membentuknya menjadi berbagai furniture. 

Sehingga pengrajin furniture tidak terlalu sulit untuk menjadikannya berbagai furniture seperti kursi, meja, lemari, ranjang dan lainnya. 

Mudah dalam perawatan 


Untuk perawatan furniture yang terbuat dari bahan rotan tidak lah sulit sebab kita cukup menggunakan lap ataupun kuas untuk membersihkan permukaannya saja. 

Dan sesekali mengunakan sikat untuk membersihkannya dari debu dan jangan lupa bersihkan sela-sela furniture yang terbuat dari rotan. 

Cocok untuk indoor maupun outdoor


Rotan termasuk bahan yang memiliki daya tahan yang tinggi dan serta kuat dalam berbagai cuaca sehingga dapat digunakan untuk outdoor maupun indoor

Selain itu kesan klasik dan eksotik membuat nya mampu memaksimalkan tampilan alami dari furniture yang berbahan rotan. 

Harga lebih murah


Furniture yang berbahan rotan memiliki harga yang terbilang lebih murah sebab rotan mudah dibudidayakan dan lebih mudah dibentuk menjadi bermacam-macam furniture. 

Berbeda dengan furniture yang berbahan kayu yang mana waktu panennya memakan waktu cukup lama sehingga harga jualnya sudah pasti lebih mahal. 

Kekurangan Rotan


Sudah umum jika sesuatu yang ada kelebihan sudah pasti ada kekurangannya juga yang mana kita telah merangkum dari berbagai sumber yang mana sebagai berikut :

Kurang nyaman dipakai


Jika membuat kursi dari bahan rotan seratnya yang keras membuat kita kurang nyaman saat kita duduki terlebih lagi jika kursi tersebut sudah berumur lama sehingga kita perlu memberi bantalan yang nyaman untuk menjadi alas duduk kursi yang berbahan rotan. 

Itulah beberapa hal mengenai furniture yang berbahan rotan semoga bermanfaat dan Terima kasih telah berkunjung di blog kami.